Saturday, April 23, 2016

Kelahiran Puteri Rajo Kuek Kuaso

Tulisan ini direncanakan di umumkan hari Rabu tanggal 20 April 2016 pukul 10.50 WIB, tetapi karena adanya sesuatu diundurkan hingga hari ini. Rajo Kuek Kuaso adalah tokoh legenda di Tigalorong dan Pucuk Rantau. Beliaulah yang menjadi asal usul nama Peranap, Muara Petai dan Batu Sawar.
Konon, orang sakti ini memiliki kurap. Tetapi, beliau sangat menginginkan isteri pilihan. Dilamarlah olehnya puteri Raja Siguntur.
Raja Siguntur yang gentar dengan kesaktiannya tidak dapat menolak. Diberikanlah kepada Rajo Kuek Kuaso isteri dari kalangan dalam istana raja. Perempuan itu dikatakannya adalah puteri raja.
Alkisah, isteri Rajo Kuek Kuaso tersebut akhirnya melahirkan. Anak yang dilahirkan kemudian menjadi ikan. Maka tahulah Rajo Kuek Kuaso bahwa dia ditipu. Sikombang isterinya tersebut ternyata hanya babu raja.
Mengamuklah Rajo Kuek Kuaso. Diangkatnya istana Siguntur dan kemudian diputar. Bagian depan menjadi belakang. Bagian belakang menjadi depan.
Pohon-pohon besar di hutan Gunung Medan dicabutnya. Dilemparkannya ke Bukit Siguntur. Konon, sampai sekarang, hutan tersebut tidak bisa ditumbuhi pepohonan..

0 komentar:

Post a Comment