Friday, December 23, 2016

Sejarah Banjir Bandang

Banjir Bandang merupakan musibah alam yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia. Musibah ini telah menimbulkan banyak korban jiwa dan korban harta.

Banjir Bima 2016

Laporan Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) akibat banjir sedalam 1 – 3 meter yang terjadi Rabu, 21 Desember 2016 dan Jumat, 23 Desember 2016 yang meliputi 33 kelurahan dari 5 kecamatan di Kota Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebabkan 105.758 jiwa terpaksa mengungsi.

Banjir Garut 2016

Hujan deras yang dimulai sejak Selasa, 20 September 2016 mengakibatkan banjir bandang dan longsor di Garut. Laporan BNPB Garut 21 September 2016 menyebutkan 24 orang meninggal dunia dan 14 orang hilang.

Banjir Cianjur 2016

Hujan selama 2 jam pada Rabu 31 Agustus 2016 di Cianjur menyebabkan 93 rumah terendam dan 1 orang hanyut terbawa banjir.

Banjir Pandeglang 2016

Pada hari Senin, 25 Juli 2016, Jalan Raya Carita – Anyer Pandeglang Banten terendam lumpur akibat banjir bandang. Dalam kejadian tersebut, ada mobil yang terhambat lumpur, sehingga keempat penumpangnya tewas akibat gas karbon monoksida.

Banjir Sibolangit 2016

Pada tanggal 16 Mei 2016, dilaporkan 21 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi hilang saat terjadi banjir bandang di Air Terjun Dua Warna, Desa Durin Sirugun, Sibolangit, Deli Serdang. Pada tanggal 21 Mei 2016, 18 Jenazah korban banjir bandang Sibolangit tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

Banjir Manado 2014

Pada tanggal 15 Januari 2014, terjadi banjir yang melanda Manado, Tomohon, Minahasa dan Minahasa Utara Sulawesi Utara. Puluhan ribu rumah rusak parah dan puluhan ribu orang terpaksa mengungsi.

Banjir Wasior 2010

Hujan tiada henti sejak Sabtu, 2 Oktober 2010 hingga Minggu, 3 Oktober 2010 menyebabkan Sungai Batang Salai yang berhulu di Pegunungan Wondiwoy meluap. Banyak infrastruktur, di antaranya lapangan udara Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, rumah warga, rumah sakit, gereja rusak. Banjir membawa hanyut batu-batuan besar, batang pohon dan lumpur. 158 orang tewas, 145 orang hilang. Korban luka dibawa ke Manokwari dan Nabire. Warga selamat mengungsi dengan kapal laut ke Manokwari.

0 komentar:

Post a Comment